Williams AV Infrared Interpretation System adalah solusi distribusi audio interpretasi bahasa menggunakan teknologi infrared untuk konferensi, meeting, seminar, auditorium, courtroom, dan berbagai kegiatan multibahasa. Sistem ini menggabungkan Williams AV IC-2 Interpreter Control Console dengan infrared transmitter dan receiver untuk mengirimkan bahasa hasil interpretasi kepada peserta.
Dalam konfigurasi sistem, IC-2 digunakan oleh interpreter untuk menerima floor atau relay language, mengontrol microphone interpreter, serta meneruskan audio hasil interpretasi ke sistem infrared. Williams AV menyediakan dua pendekatan utama untuk transmisi infrared, yaitu IR T3 untuk kebutuhan medium-area dan IR+ System dengan IR M1 serta emitter modular untuk area yang lebih besar atau memiliki layout yang lebih kompleks.
Lihat Interpretation System Solution
Apa Itu Williams AV Infrared Interpretation System?
Infrared Interpretation System adalah sistem interpretasi simultan yang mendistribusikan audio hasil interpretasi kepada peserta menggunakan teknologi infrared. Peserta menggunakan infrared receiver untuk memilih dan mendengarkan bahasa yang diperlukan melalui headphone, stethoset, atau perangkat audio yang sesuai.
Pada sistem Williams AV, IC-2 berfungsi sebagai interpreter control console. Interpreter dapat mendengarkan floor language atau relay language, berbicara melalui microphone pada console, kemudian mengirimkan hasil interpretasi menuju sistem infrared.
Sistem infrared kemudian memancarkan audio tersebut ke area peserta melalui infrared transmitter atau emitter. Peserta menggunakan receiver untuk menerima channel bahasa yang tersedia.
Williams AV menyediakan sistem infrared dalam konfigurasi medium-area hingga modular large-area sehingga pemilihan perangkat dapat disesuaikan dengan luas dan bentuk ruangan.
Keunggulan Williams AV Infrared Interpretation System
Distribusi Audio Interpretasi Menggunakan Infrared
Sistem menggunakan teknologi infrared untuk mendistribusikan audio dari interpreter kepada peserta. Teknologi ini cocok digunakan untuk language interpretation maupun listening assistance pada ruangan konferensi dan fasilitas publik.
Terintegrasi dengan IC-2 Interpreter Control Console
IC-2 berfungsi sebagai pusat kontrol bagi interpreter. Console dapat digunakan untuk microphone interpreter, monitoring floor atau relay source, serta routing audio hasil interpretasi menuju sistem transmisi.
IC-2 juga dapat dikoneksikan dengan IC-2 lainnya menggunakan CAT5 audio bus untuk membangun sistem interpreter yang lebih besar.
Pilihan Medium-Area dan Large-Area
Williams AV menyediakan dua pendekatan utama. IR T3 menggabungkan modulator dan emitter dalam satu perangkat untuk kebutuhan medium-area, sedangkan IR+ menggunakan IR M1 dan emitter terpisah untuk membangun sistem yang lebih modular.
Sistem Modular untuk Ruangan Besar
IR+ System memungkinkan emitter ditempatkan pada beberapa lokasi di dalam ruangan. Pendekatan ini memberikan fleksibilitas ketika satu titik emitter tidak cukup untuk memberikan coverage yang sesuai.
IR M1 dapat mendukung hingga empat IR E4 secara langsung. Dengan konfigurasi menggunakan IR A4, sistem dapat dikembangkan hingga 16 IR E4.
Coverage hingga Area yang Luas
IR T3 dapat memberikan coverage hingga 32.000 sq. ft. atau sekitar 2.972 m² pada konfigurasi single-channel tertentu dengan receiver WIR RX22-4. Untuk IR+ System, satu IR E4 memiliki coverage hingga 18.000 sq. ft. atau sekitar 1.670 m² pada konfigurasi single-channel tertentu.
Angka coverage tersebut merupakan nilai berdasarkan konfigurasi yang ditentukan Williams AV. Coverage aktual tetap perlu mempertimbangkan layout, posisi emitter, tinggi pemasangan, penghalang, dan kondisi ruangan.
Mendukung Sistem Interpretasi Multibahasa
IC-2 mendukung workflow floor dan relay language sehingga interpreter dapat menggunakan sumber bahasa yang diperlukan dalam sistem interpretasi simultan.
Audio hasil interpretasi kemudian dapat diteruskan melalui sistem infrared agar peserta dapat memilih channel bahasa yang sesuai.
Fleksibel untuk Berbagai Jenis Receiver
Peserta dapat menggunakan infrared receiver yang sesuai dengan kebutuhan sistem. Williams AV menyediakan pilihan receiver bodypack maupun stethoset dengan jumlah channel yang berbeda.
Produk Williams AV Infrared Interpretation System
Williams AV Infrared Interpretation System dapat dibangun dari beberapa komponen utama. Untuk sisi interpreter digunakan IC-2, sedangkan sisi transmisi infrared dapat menggunakan IR T3 atau arsitektur IR+ dengan IR M1 dan emitter.
Williams AV IC-2 Interpreter Control Console
IC-2 merupakan interpreter control console yang digunakan oleh interpreter untuk mengontrol proses interpretasi.
Perangkat ini menyediakan microphone input, headphone monitoring, pemilihan floor atau relay source, serta output audio untuk diteruskan ke sistem distribusi bahasa.
Beberapa IC-2 juga dapat dihubungkan melalui CAT5 audio bus sehingga sistem dapat dikembangkan sesuai jumlah interpreter dan kebutuhan bahasa.
Williams AV IR T3
IR T3 merupakan infrared transmitter medium-area yang menggabungkan modulator dan emitter dalam satu perangkat.
Konfigurasi ini membuat IR T3 lebih sederhana untuk ruangan yang dapat dijangkau oleh satu titik transmitter. IR T3 dapat memberikan coverage hingga 32.000 sq. ft. atau sekitar 2.972 m² pada konfigurasi single-channel tertentu dengan WIR RX22-4.
IR T3 cocok digunakan ketika kebutuhan sistem tidak memerlukan distributed emitter architecture seperti pada IR+ System.
Williams AV IR M1
IR M1 merupakan control center untuk Williams AV IR+ System. Berbeda dengan IR T3 yang memiliki emitter terintegrasi, IR M1 digunakan bersama infrared emitter yang ditempatkan secara terpisah.
IR M1 dapat menghubungkan hingga empat IR E4 secara langsung. Arsitektur ini memungkinkan emitter ditempatkan di beberapa lokasi sesuai kebutuhan coverage ruangan.
Williams AV IR E4
IR E4 merupakan infrared emitter yang digunakan bersama IR M1 dalam sistem IR+.
Satu IR E4 memiliki coverage hingga 18.000 sq. ft. atau sekitar 1.670 m² pada konfigurasi single-channel tertentu. Beberapa emitter dapat ditempatkan di lokasi berbeda untuk menyesuaikan coverage dengan layout ruangan.
Williams AV IR A4
IR A4 merupakan emitter array yang digunakan untuk memperluas kemampuan distributed emitter pada sistem IR+.
Dengan menggunakan IR A4, konfigurasi IR+ dapat dikembangkan hingga 16 IR E4. Hal ini memungkinkan sistem digunakan pada area yang lebih besar atau ruangan dengan layout yang kompleks.
Williams AV Infrared Receiver
Infrared receiver digunakan oleh peserta untuk menerima bahasa hasil interpretasi.
Jenis receiver dapat dipilih berdasarkan jumlah channel bahasa dan metode penggunaan. Konfigurasi dapat menggunakan bodypack receiver dengan headphone maupun stethoset receiver.
Perbandingan Williams AV Infrared System
| Fitur | IR T3 | IR+ System |
| Arsitektur | Transmitter + emitter terintegrasi | Control center + distributed emitter |
| Perangkat utama | IR T3 | IR M1 + IR E4 |
| Area penggunaan | Medium-area | Large-area / complex-area |
| Coverage | Hingga 32.000 sq. ft. / ±2.972 m² dengan WIR RX22-4, single-channel | Hingga 18.000 sq. ft. / ±1.670 m² per IR E4 |
| Jumlah emitter | Terintegrasi | Hingga 4 IR E4 langsung pada IR M1 |
| Ekspansi | Terbatas pada konfigurasi integrated emitter | Hingga 16 IR E4 dengan IR A4 |
| Instalasi | Lebih sederhana | Modular |
| Penempatan emitter | Terintegrasi dengan transmitter | Dapat ditempatkan di beberapa titik |
| Cocok untuk | Meeting room, conference room, courtroom | Auditorium, ballroom, convention center, large conference hall |
| Fleksibilitas coverage | Lebih sederhana | Lebih tinggi |
Cara Kerja Williams AV Infrared Interpretation System
Alur dasar sistem dapat digambarkan sebagai berikut:
Floor Audio → IC-2 Interpreter Console → Interpreter Microphone → IR T3 / IR M1 → Infrared Emitter → Infrared Receiver → Participant
Pada sistem dengan beberapa interpreter, beberapa IC-2 dapat dihubungkan untuk memungkinkan interpreter menerima floor atau relay source sesuai kebutuhan.
Audio hasil interpretasi dari IC-2 kemudian diteruskan menuju infrared transmitter.
Pada konfigurasi IR T3, proses modulasi dan pemancaran infrared dilakukan dalam satu perangkat.
Pada konfigurasi IR+, audio masuk ke IR M1 kemudian didistribusikan menuju beberapa IR E4 emitter. Emitter tersebut kemudian memancarkan sinyal infrared ke area peserta.
Peserta menggunakan infrared receiver untuk memilih dan mendengarkan channel bahasa yang diperlukan.
Komponen Sistem Infrared Interpretation
Interpreter Console
IC-2 digunakan oleh interpreter untuk mengontrol microphone, monitoring, floor language, dan relay language.
Infrared Transmitter
IR T3 berfungsi sebagai transmitter infrared untuk sistem medium-area dengan emitter yang sudah terintegrasi.
IR Control Center
IR M1 menjadi pusat sistem pada konfigurasi IR+. Perangkat ini mengatur distribusi sinyal menuju infrared emitter yang ditempatkan di berbagai lokasi.
Infrared Emitter
IR E4 digunakan untuk memancarkan sinyal infrared ke area peserta. Beberapa emitter dapat digunakan untuk menyesuaikan coverage dengan ukuran dan bentuk ruangan.
Infrared Receiver
Receiver digunakan peserta untuk menerima audio hasil interpretasi dari infrared emitter.
Headphone dan Audio Accessories
Audio dari receiver diteruskan ke headphone, stethoset, atau accessories lain sesuai kebutuhan peserta.
Network dan Cabling
Pada sistem IR+, koneksi antara IR M1 dan IR E4 menggunakan kabel CAT5e yang membawa audio, power, dan komunikasi sesuai arsitektur sistem.
Williams AV Infrared Interpretation untuk Berbagai Kebutuhan
Conference Room
Untuk conference room dengan kebutuhan interpretasi bahasa, konfigurasi IC-2 dan IR T3 dapat menjadi pilihan ketika area coverage dapat dilayani oleh satu transmitter.
International Conference
Sistem dapat digunakan pada konferensi internasional yang melibatkan beberapa bahasa. Interpreter menggunakan IC-2, sementara peserta menerima hasil interpretasi melalui infrared receiver.
Auditorium
Untuk auditorium dengan area peserta yang luas, IR+ System dapat digunakan dengan beberapa emitter untuk menyesuaikan coverage dengan layout ruangan.
Convention Center dan Ballroom
Convention center dan ballroom sering memiliki area yang luas dan konfigurasi tempat duduk yang dapat berubah. Sistem IR+ memberikan fleksibilitas lebih tinggi karena emitter dapat ditempatkan pada beberapa titik.
Courtroom
Infrared interpretation dapat digunakan pada courtroom yang membutuhkan distribusi audio bahasa kepada peserta atau pihak yang membutuhkan akses interpretasi.
Government dan Public Institution
Sistem dapat digunakan untuk konferensi pemerintahan, seminar, forum internasional, dan kegiatan institusi yang membutuhkan interpretasi simultan.
Integrasi Williams AV IC-2 dengan Infrared System
IC-2 dan infrared system memiliki fungsi yang berbeda tetapi saling melengkapi dalam satu sistem interpretasi.
IC-2 berada pada sisi interpreter dan bertugas mengelola audio interpretasi. IR T3 atau IR M1 berada pada sisi distribusi dan bertugas mengirimkan audio tersebut kepada peserta melalui infrared.
Konfigurasi sederhananya adalah:
Interpreter → IC-2 → IR T3 → Peserta
Untuk sistem yang lebih besar:
Interpreter → IC-2 → IR M1 → IR E4 → Peserta
Pada konfigurasi IR+, beberapa emitter dapat ditempatkan pada lokasi yang berbeda sehingga coverage dapat disesuaikan dengan layout ruangan.
Perbedaan IR T3 dan IR+ System
IR T3 untuk Sistem yang Lebih Sederhana
IR T3 menggabungkan transmitter dan emitter dalam satu perangkat. Pilihan ini sesuai ketika area peserta dapat dijangkau dengan satu titik pemancaran dan sistem tidak membutuhkan distributed emitter.
Keuntungan utama IR T3 adalah konfigurasi yang lebih sederhana dan kebutuhan perangkat yang lebih sedikit.
IR+ System untuk Sistem Modular
IR+ menggunakan IR M1 sebagai control center dan IR E4 sebagai emitter yang ditempatkan secara terpisah.
Pendekatan ini memungkinkan sistem dikembangkan sesuai kebutuhan coverage. IR M1 dapat mendukung hingga empat IR E4 secara langsung, sementara dengan IR A4 sistem dapat dikembangkan hingga 16 IR E4.
IR T3 atau IR+?
Secara sederhana:
Pilih IR T3 jika ruangan berada pada skala medium, layout relatif sederhana, dan satu titik transmitter sudah cukup untuk menjangkau area peserta.
Pilih IR+ System jika ruangan berukuran besar, memiliki layout kompleks, membutuhkan beberapa titik emitter, atau sistem perlu dikembangkan di masa mendatang.
Cara Memilih Williams AV Infrared System
Berdasarkan Luas Ruangan
Luas area merupakan faktor awal dalam menentukan sistem.
IR T3 dapat digunakan untuk area medium dengan coverage hingga 32.000 sq. ft. atau sekitar 2.972 m² pada konfigurasi tertentu.
Untuk area yang lebih besar, IR+ dapat menggunakan beberapa IR E4 sehingga coverage dapat disesuaikan dengan kebutuhan sistem.
Berdasarkan Layout Ruangan
Ruangan dengan layout sederhana dapat menggunakan IR T3.
Untuk ruangan dengan balcony, wing, area terpisah, atau bentuk tidak beraturan, IR+ memberikan fleksibilitas lebih besar karena emitter dapat ditempatkan di beberapa titik.
Berdasarkan Jumlah Emitter
Jika satu transmitter terintegrasi sudah mencukupi, IR T3 dapat menjadi pilihan.
Jika diperlukan beberapa titik pancaran, gunakan IR+ dengan IR M1 dan IR E4.
Berdasarkan Kebutuhan Ekspansi
Jika sistem diperkirakan akan diperluas di masa depan, arsitektur modular IR+ dapat memberikan fleksibilitas lebih besar.
IR M1 dapat digunakan dengan beberapa emitter dan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan sistem.
Berdasarkan Jumlah Peserta
Jumlah peserta tidak secara langsung menentukan jenis transmitter, tetapi mempengaruhi jumlah receiver yang harus disediakan.
Karena itu, desain sistem perlu mempertimbangkan jumlah peserta, jumlah bahasa, jumlah channel, serta kebutuhan receiver secara bersamaan.
Tahapan Implementasi Williams AV Infrared Interpretation System
Analisis Kebutuhan
Tentukan jumlah bahasa, jumlah interpreter, jumlah peserta, luas ruangan, layout, sumber floor audio, serta kebutuhan relay language.
Menentukan IC-2
Tentukan jumlah interpreter console berdasarkan jumlah interpreter dan workflow interpretasi.
Memilih IR T3 atau IR+
Gunakan IR T3 untuk kebutuhan medium-area dengan konfigurasi yang lebih sederhana.
Gunakan IR+ jika membutuhkan distributed emitter dan fleksibilitas coverage yang lebih tinggi.
Menentukan Jumlah dan Posisi Emitter
Untuk sistem IR+, tentukan jumlah IR E4 dan posisi pemasangannya berdasarkan layout ruangan.
Persiapan Cabling
Siapkan koneksi audio dari IC-2 menuju sistem infrared. Untuk IR+, siapkan koneksi CAT5e antara IR M1 dan IR E4 sesuai desain sistem.
Instalasi
Pasang IC-2 pada interpreter desk, IR T3 atau IR M1 pada lokasi yang sesuai, kemudian pasang emitter pada posisi yang telah ditentukan.
Konfigurasi Sistem
Konfigurasikan input, output, floor source, relay source, channel bahasa, transmitter, dan receiver sesuai kebutuhan.
Testing
Lakukan pengujian microphone interpreter, monitoring floor dan relay, transmisi infrared, coverage emitter, channel bahasa, dan receiver peserta.
Deployment
Setelah seluruh sistem berfungsi dan coverage telah sesuai, sistem siap digunakan untuk conference, seminar, auditorium, courtroom, dan kegiatan multibahasa lainnya.
FAQ Williams AV Infrared Interpretation System
Apa fungsi IC-2 dalam sistem infrared interpretation?
IC-2 berfungsi sebagai interpreter control console. Interpreter menggunakan IC-2 untuk monitoring floor atau relay language dan mengirimkan hasil interpretasi menuju sistem infrared.
Apa perbedaan IR T3 dan IR M1?
IR T3 merupakan transmitter infrared dengan emitter terintegrasi untuk kebutuhan medium-area. IR M1 merupakan control center untuk IR+ System yang menggunakan emitter terpisah seperti IR E4.
Berapa coverage IR T3?
IR T3 dapat mencapai hingga 32.000 sq. ft. atau sekitar 2.972 m² pada konfigurasi single-channel tertentu dengan WIR RX22-4.
Berapa coverage satu IR E4?
Satu IR E4 memiliki coverage hingga 18.000 sq. ft. atau sekitar 1.670 m² pada konfigurasi single-channel tertentu.
Berapa banyak IR E4 yang dapat digunakan dengan IR M1?
IR M1 dapat mendukung hingga empat IR E4 secara langsung. Dengan konfigurasi IR A4, sistem dapat dikembangkan hingga 16 IR E4.
Apakah coverage beberapa IR E4 dapat dijumlahkan?
Tidak secara sederhana. Angka coverage setiap emitter tidak boleh langsung dikalikan dengan jumlah emitter sebagai jaminan luas coverage total. Penempatan emitter, overlap, layout, tinggi ruangan, dan penghalang harus diperhitungkan dalam desain sistem.
Kapan sebaiknya menggunakan IR T3?
IR T3 cocok ketika ruangan memiliki ukuran medium, layout relatif sederhana, dan satu titik transmitter dapat memberikan coverage yang dibutuhkan.
Kapan sebaiknya menggunakan IR+ System?
IR+ lebih sesuai untuk ruangan besar, layout kompleks, atau sistem yang membutuhkan beberapa titik emitter dan kemungkinan ekspansi.
Apakah sistem infrared dapat digunakan untuk konferensi internasional?
Ya. Sistem dapat digunakan untuk mendistribusikan audio hasil simultaneous interpretation kepada peserta melalui infrared receiver.
Lihat Conference System Solution
Konsultasikan Williams AV Infrared Interpretation System Indonesia
Pemilihan Infrared Interpretation System tidak hanya berdasarkan luas ruangan. Jumlah bahasa, jumlah interpreter, jumlah peserta, bentuk ruangan, posisi emitter, coverage, dan jenis receiver juga perlu diperhitungkan dalam desain sistem.
Alataudiovisual menyediakan solusi Williams AV dengan kombinasi IC-2 Interpreter Control Console dan infrared system sesuai kebutuhan proyek.
Untuk kebutuhan medium-area dengan konfigurasi lebih sederhana, IR T3 dapat menjadi pilihan. Untuk auditorium, convention center, ballroom, atau ruangan dengan layout kompleks, IR+ System dengan IR M1 dan beberapa emitter memberikan arsitektur yang lebih modular.
