Williams AV Hearing Loop System Indonesia

Williams AV Hearing Loop System adalah solusi assistive listening berbasis induction loop yang mengirimkan sinyal audio secara langsung ke hearing aid yang dilengkapi T-Coil (Telecoil).

Sistem bekerja dengan mengubah sinyal audio menjadi medan magnet melalui kabel loop. Medan magnet tersebut kemudian ditangkap oleh T-Coil pada hearing aid sehingga pengguna dapat menerima audio secara langsung tanpa harus meminjam receiver khusus.

Williams AV menyediakan berbagai solusi Hearing Loop untuk kebutuhan counter, service desk, ruang kecil, hingga area yang lebih luas, dengan pilihan sistem dan desain loop yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan coverage, termasuk Counter Loop, Perimeter Loop, dan konfigurasi multi-loop atau phased array.

Apa Itu Williams AV Hearing Loop System?

Hearing Loop System atau Induction Loop System merupakan teknologi assistive listening yang menggunakan medan magnet untuk mengirimkan audio secara langsung ke perangkat yang memiliki T-Coil, seperti hearing aid, cochlear implant, atau loop receiver.

Salah satu keunggulan sistem ini adalah pengguna dapat menggunakan hearing aid miliknya sendiri, sehingga venue tidak perlu menyediakan dan merawat receiver untuk setiap pengguna yang memiliki hearing aid dengan T-Coil.

Keunggulan Williams AV Hearing Loop System

Direct Audio ke Perangkat T-Coil

Sinyal audio dikirim langsung ke hearing aid yang dilengkapi T-Coil sehingga pengguna dapat menerima suara tanpa harus menggunakan receiver tambahan.

Pengguna Menggunakan Hearing Aid Sendiri

Pengguna dapat menggunakan hearing aid atau perangkat T-Coil miliknya sendiri tanpa harus bergantung pada receiver yang disediakan venue. Hal ini dapat mengurangi kebutuhan venue untuk menyediakan dan mengelola receiver bagi pengguna yang sudah memiliki hearing aid dengan T-Coil.

Discrete dan Convenient

Hearing Loop merupakan solusi assistive listening yang dapat digunakan secara praktis, diskret, dan tidak memerlukan perangkat receiver untuk pengguna hearing aid dengan T-Coil.

Berbagai Pilihan Desain Loop

Williams AV menyediakan beberapa pendekatan desain induction loop, termasuk Perimeter Loop, Cancellation Loop, dan Phased Array / Low-Spill Phased Array.

Dapat Disesuaikan dengan Kondisi Ruangan

Desain Hearing Loop perlu mempertimbangkan ukuran dan bentuk ruangan, posisi kabel, material bangunan, serta keberadaan material metal yang dapat memengaruhi performa medan magnet.

Cara Kerja Williams AV Hearing Loop

1. Sumber Audio

Audio berasal dari microphone atau sistem audio yang digunakan di venue.

2. Loop Amplifier

Sinyal audio masuk ke amplifier Hearing Loop untuk diproses dan diperkuat.

3. Loop Cable

Sinyal yang telah diperkuat dialirkan melalui kabel loop yang dipasang sesuai desain area coverage.

4. Magnetic Field

Arus yang mengalir pada kabel menghasilkan medan magnet yang membawa sinyal audio.

5. T-Coil Hearing Aid

T-Coil pada hearing aid menangkap medan magnet tersebut dan meneruskannya ke sistem audio hearing aid pengguna.

Audio Source → Hearing Loop Amplifier → Loop Cable → Magnetic Field → T-Coil → Hearing Aid

Jenis dan Desain Williams AV Hearing Loop

Perimeter Loop

Perimeter Loop menggunakan kabel loop yang ditempatkan di sekitar area yang ingin mendapatkan coverage.

Desain ini dapat digunakan untuk berbagai ruang, tetapi hasil coverage perlu diperhitungkan berdasarkan ukuran, bentuk ruangan, posisi kabel, serta karakteristik material bangunan.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah dead spot yang dapat muncul tepat di atas atau di bawah posisi kabel loop karena T-Coil merespons komponen vertikal medan magnet.

Cancellation Loop

Cancellation Loop merupakan salah satu pendekatan desain induction loop yang digunakan untuk mengelola area coverage dan spill pada sistem Hearing Loop.

Pemilihan desain perlu disesuaikan dengan kondisi ruangan dan kebutuhan coverage.

Phased Array / Low-Spill Phased Array

Phased Array menggunakan beberapa loop yang dirancang dengan pengaturan fase tertentu untuk menghasilkan coverage yang lebih terkontrol.

Konfigurasi ini dapat digunakan untuk area yang membutuhkan desain coverage lebih kompleks dan pengendalian overspill.

File Williams AV menunjukkan contoh konfigurasi Loop A, Loop B, serta kombinasi Loop A dan B untuk phased array.

Faktor yang Mempengaruhi Performa Hearing Loop

Ukuran dan Bentuk Ruangan

Aspect ratio ruangan memengaruhi kebutuhan output amplifier. Ruangan dengan bentuk yang berbeda dapat membutuhkan konfigurasi dan daya amplifier yang berbeda.

Jarak Antar Kabel Loop

Jika kabel loop ditempatkan terlalu jauh satu sama lain, dapat terjadi penurunan field strength di bagian tengah ruangan sehingga coverage menjadi tidak merata.

Material Metal pada Bangunan

Material metal, khususnya pada area lantai, dapat memengaruhi performa induction loop. Bangunan dengan konstruksi beton dapat membutuhkan amplifier yang lebih kuat dibandingkan ruangan dengan lantai kayu. Metal juga lebih berpengaruh terhadap frekuensi tinggi sehingga diperlukan kompensasi yang sesuai.

Overspill

Desain loop perlu mempertimbangkan overspill, yaitu penyebaran medan magnet ke area di luar coverage yang ditentukan.

Dead Spot

Posisi kabel dan ketinggian instalasi dapat memengaruhi area dead spot. Karena itu, desain dan simulasi loop menjadi bagian penting dalam implementasi Hearing Loop.

Williams AV Counter Loop PLA 90

Williams AV Counter Loop PLA 90

Williams AV PLA 90 Counter Loop merupakan solusi Hearing Loop compact untuk customer atau visitor point of contact, seperti bank teller window, information desk, store counter, dan area pelayanan lainnya.

Sistem ini dirancang untuk menangkap suara melalui microphone internal atau microphone eksternal opsional dan mengirimkan suara secara langsung ke hearing aid yang dilengkapi T-Coil.

Williams AV PLA 90 dapat dipesan melalui kami untuk kebutuhan proyek di Indonesia.

Keunggulan Williams AV PLA 90 Counter Loop

Compact dan Mudah Dipasang

PLA 90 memiliki desain compact dan dapat ditempatkan di atas service desk maupun dipasang pada dinding atau bagian bawah counter.

Built-in Microphone

PLA 90 memiliki microphone internal untuk menangkap suara dari orang yang berada di belakang counter.

External Microphone

Selain microphone internal, tersedia input untuk external microphone apabila konfigurasi instalasi membutuhkan microphone tambahan.

Direct ke T-Coil Hearing Aid

Sinyal audio dikirim secara langsung ke hearing aid yang dilengkapi T-Coil.

Headphone Output

PLA 90 juga menyediakan headphone output sehingga dapat digunakan oleh pengguna yang tidak menggunakan hearing aid dengan T-Coil.

Portable atau Permanent Installation

Counter Loop dapat digunakan secara portable maupun dipasang secara permanen.

Battery atau AC Powered

PLA 90 dapat menggunakan battery maupun AC power.

Cara Kerja Williams AV PLA 90

PLA 90 dirancang untuk komunikasi langsung pada area counter atau service desk.

1. Speaker Berbicara

Petugas berbicara di area counter.

2. Microphone Menangkap Suara

Suara ditangkap oleh built-in microphone atau external microphone.

3. Sistem Menghasilkan Medan Magnet

PLA 90 mengirimkan sinyal ke internal loop coil.

4. T-Coil Menangkap Sinyal

Hearing aid dengan T-Coil menerima sinyal audio secara langsung.

Speaker → Microphone → PLA 90 → Internal Loop Coil → Magnetic Field → T-Coil → Hearing Aid

PLA 90 memiliki coverage sekitar 3–4 ft atau 1 meter.

Hearing Loop untuk Hearing Aid dengan T-Coil

Hearing Loop dirancang agar pengguna dengan hearing aid yang memiliki T-Coil dapat menerima sinyal audio secara langsung.

Teknologi ini membuat pengguna tidak perlu meminjam receiver tambahan apabila hearing aid mereka sudah mendukung T-Coil.

Namun, tidak semua hearing aid memiliki atau mengaktifkan T-Coil, sehingga kompatibilitas perangkat pengguna perlu diperhatikan dalam implementasi Hearing Loop.

Hearing Loop untuk Pengguna Tanpa T-Coil

Untuk pengguna yang tidak memiliki hearing aid dengan T-Coil, sistem Hearing Loop dapat dilengkapi dengan loop receiver.

Williams AV menyediakan loop receiver seperti PLR BP1 untuk memberikan akses kepada pengguna yang tidak memiliki T-Coil. Receiver dapat digunakan bersama headphone dan aksesori terkait.

Dengan demikian, implementasi assistive listening dapat mengakomodasi:

  • Pengguna dengan hearing aid + T-Coil
  • Pengguna tanpa hearing aid T-Coil melalui loop receiver

Williams AV Hearing Loop Amplifier

Amplifier merupakan komponen penting dalam sistem Hearing Loop karena berfungsi memproses dan mengirimkan sinyal audio ke loop.

Portofolio Williams AV mencakup beberapa jenis loop amplifier untuk kebutuhan area dan konfigurasi yang berbeda.

DL104

DL104 merupakan 4 Amp single-loop amplifier yang ditujukan untuk perimeter loop pada small rooms.

Produk ini tidak memiliki network control, DSP adjustment, maupun Dante, dan menyediakan input microphone serta line input.

DL107 NET / DL207 NET

Williams AV menyediakan DSP loop amplifier dengan network control dalam konfigurasi 9.5 Amp single atau dual channel. Varian dengan huruf D menyediakan Dante.

DL210 NET 2.0

DL210 NET 2.0 merupakan DSP loop amplifier dengan network control dan konfigurasi 12 Amp dual channel, dengan varian Dante.

Integrasi Hearing Loop dengan Sistem Audio Visual

Williams AV Hearing Loop dapat menjadi bagian dari sistem audio visual yang lebih besar.

Integrasi dapat mencakup:

  • Professional Audio System
  • Microphone System
  • Conference System
  • Public Address System
  • Assistive Listening System
  • Hearing Aid Accessibility System
  • Presentation System
  • Live Event Audio System

Sumber audio dari sistem tersebut dapat diarahkan ke loop amplifier untuk kemudian didistribusikan melalui induction loop.

DSP dan Network Control pada Hearing Loop

Pada lini Digi-Loop, DSP menjadi bagian dari sistem pemrosesan audio dan pengaturan loop.

Fitur yang disebutkan dalam materi Williams AV meliputi:

  • 3-band EQ
  • AGC
  • Delay Zone
  • Advanced Metal Compensation
  • Network Control
  • Remote Monitoring
  • Dante input option
  • Multiple input options
  • Priority Input
  • Power-save mode
  • Internal test-tone generator
  • Pink Noise

Fitur tersebut memungkinkan sistem Hearing Loop dirancang dan dikonfigurasi untuk kebutuhan instalasi yang lebih kompleks.

Perbedaan Counter Loop, Perimeter Loop dan Phased Array

ParameterCounter LoopPerimeter LoopPhased Array
Area penggunaanCounter / service deskRuangan / area tertentuArea yang membutuhkan coverage lebih terkontrol
CoverageLokal, sekitar counterArea ruanganArea lebih kompleks
InstalasiCompactLoop cable mengelilingi areaBeberapa loop dengan desain khusus
Contoh Williams AVPLA 90 / DL102Perimeter LoopDL210 / DL207 series
T-CoilYaYaYa
Fokus desainPoint of contactRoom coverageCoverage & spill management

Catatan: pilihan desain tidak ditentukan hanya berdasarkan luas ruangan. Kondisi bangunan, material metal, aspect ratio, kebutuhan coverage, dan target overspill perlu diperhitungkan dalam proses desain.

Aplikasi Williams AV Hearing Loop

Customer Service Counter

Counter Loop dapat digunakan pada area pelayanan pelanggan seperti bank, information desk, dan service counter.

Information Desk

Hearing Loop membantu komunikasi antara petugas dan pengunjung pada information desk.

Retail Counter

Counter Loop dapat diterapkan pada area retail atau customer service yang membutuhkan komunikasi langsung.

Meeting Room

Perimeter Loop dapat dipertimbangkan untuk ruang meeting yang membutuhkan assistive listening.

Conference Room

Hearing Loop dapat diintegrasikan dengan sistem microphone dan conference audio.

Theater dan Auditorium

Untuk area yang lebih besar, konfigurasi loop dapat menggunakan desain yang lebih kompleks seperti phased array sesuai kebutuhan coverage.

Public Facility

Hearing Loop dapat menjadi bagian dari accessibility solution pada fasilitas publik.

Cara Memilih Williams AV Hearing Loop System

Dalam menentukan sistem Hearing Loop, beberapa faktor perlu diperhatikan:

1. Tentukan Area Coverage

Apakah kebutuhan berada pada:

  • Counter
  • Service desk
  • Meeting room
  • Conference room
  • Auditorium
  • Theater
  • Public facility

2. Tentukan Jenis Loop

Pilih antara:

  • Counter Loop
  • Perimeter Loop
  • Cancellation Loop
  • Phased Array / Low-Spill Phased Array

3. Periksa T-Coil Compatibility

Pastikan target pengguna memiliki hearing aid dengan T-Coil apabila sistem akan digunakan secara langsung melalui hearing aid.

4. Pertimbangkan Material Bangunan

Metal pada struktur atau lantai dapat memengaruhi performa Hearing Loop sehingga perlu diperhitungkan dalam desain.

5. Tentukan Kebutuhan Amplifier

Kebutuhan amplifier bergantung pada desain loop, ukuran dan bentuk ruangan, serta karakteristik instalasi.

6. Pertimbangkan Overspill

Untuk area tertentu, kontrol overspill menjadi bagian penting dari desain.

7. Gunakan Receiver jika Dibutuhkan

Apabila terdapat pengguna tanpa T-Coil, loop receiver dapat digunakan sebagai alternatif.

Tahapan Implementasi Williams AV Hearing Loop

1. Analisis Kebutuhan

Identifikasi fungsi ruang, jumlah pengguna, target coverage, dan sumber audio.

2. Survey Lokasi

Periksa dimensi ruangan, material bangunan, posisi lantai, struktur metal, dan kondisi instalasi.

3. Menentukan Desain Loop

Tentukan apakah menggunakan Counter Loop, Perimeter Loop, Cancellation Loop, atau Phased Array.

4. Menentukan Amplifier

Pilih amplifier berdasarkan kebutuhan sistem dan desain loop.

5. Instalasi

Pasang loop cable dan perangkat sesuai desain sistem.

6. Testing dan Commissioning

Lakukan pengukuran dan penyesuaian sistem untuk memastikan field strength dan frequency response memenuhi kebutuhan desain.

FAQ Williams AV Hearing Loop System

Apa itu Hearing Loop?

Hearing Loop adalah sistem assistive listening yang menggunakan medan magnet untuk mengirimkan audio ke hearing aid yang memiliki T-Coil.

Apakah Hearing Loop membutuhkan T-Coil?

Untuk menerima sinyal secara langsung melalui hearing aid, pengguna membutuhkan hearing aid yang memiliki T-Coil.

Apakah pengguna harus meminjam receiver?

Tidak untuk pengguna yang menggunakan hearing aid dengan T-Coil. Mereka dapat menerima sinyal langsung melalui perangkat hearing aid mereka sendiri.

Bagaimana jika pengguna tidak memiliki T-Coil?

Venue dapat menyediakan loop receiver dengan headphone atau aksesori terkait.

Apa itu Counter Loop?

Counter Loop merupakan sistem induction loop compact untuk area customer atau visitor point of contact seperti service desk dan counter.

Apa itu Williams AV PLA 90?

PLA 90 adalah Counter Loop dengan built-in microphone, external microphone input, headphone output, battery/AC power, dan coverage sekitar 3–4 ft atau 1 meter.

Apakah PLA 90 bisa dipasang permanen?

Ya. Williams AV menyebut PLA 90 dapat digunakan secara portable maupun permanent installation.

Berapa jangkauan PLA 90?

Spesifikasi Williams AV menyebutkan jangkauan sekitar 3–4 ft atau 1 meter.

Apakah PLA 90 tersedia di Indonesia?

Williams AV PLA 90 dapat dipesan melalui kami untuk kebutuhan proyek di Indonesia. Ketersediaan dan waktu pengadaan dapat menyesuaikan kebutuhan proyek dan proses pemesanan.

Apakah Hearing Loop bisa digunakan untuk ruangan besar?

Bisa, tetapi desainnya tidak sama dengan Counter Loop. Untuk area yang lebih besar dapat digunakan konfigurasi seperti Perimeter Loop atau Phased Array sesuai hasil desain dan kebutuhan coverage.

Konsultasikan Williams AV Hearing Loop System

Setiap ruangan memiliki kondisi akustik, struktur bangunan, material, ukuran, dan kebutuhan coverage yang berbeda.

Karena itu, Hearing Loop System sebaiknya tidak dipilih hanya berdasarkan luas ruangan. Desain perlu mempertimbangkan posisi loop, field strength, overspill, dead spot, material metal, amplifier, serta kebutuhan pengguna.

Konsultasi Produk

Minta Penawaran